Viskometer (juga disebut Viscosimeter) adalah alat yang digunakan untuk mengukur viskositas fluida. Untuk cairan dengan viskositas yang berbeda dengan kondisi aliran, alat yang disebut Rheometer yang digunakan. Alat ukur kekentalan hanya mengukur dengan satu syarat aliran.

Kekentalan adalah sifat dari zat cair untuk melawan tegangan geser (t) pada waktu bergerak atau mengalir. Kekentalan disebabkan adanya kohesi antara partikel zat cair sehingga menyebabkan adanya tegangan geser antara molekulmolekul yang bergerak. Zat cair ideal tidak memiliki kekentalan. Kekentalan zat cair dapat dibedakan menjadi dua yaitu kekentalan dinamik (μ) atau kekentalan absolute dan kekentalan kinematis (n). Zat cair Newtonian adalah zat cair yang memiliki tegangan geser (t) sebanding dengan gradien kecepatan normal terhadap arah aliran. Gradien kecepatan adalah perbandingan antara perubahan kecepatan dan perubahan jarak tempuh aliran.

 

 

Cara pemakaiannya adalah sampel ditempatkan ditengah-tengah papan, kemudian dinaikkan hingga posisi dibawah kerucut. Kerucut digerakkan oleh motor dengan bermacam kecapatan dan sampelnya digeser didalam ruang semit antara papan yang diam dan kemudian kerucut yang berputar.

Viscometer Cone/ Plate adalah alat ukur kekentalan yang memberikan peneliti suatu instrumen yang canggih untuk menentukan secara rutin viskositas absolut cairan dalam volume sampel kecil. Cone dan plate memberikan presisi yang diperlukan untuk pengembangan data rheologi lengkap.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi akurasi dari alat ini, misalnya:

  1. Dipakai pada cone dan plate
  2. Ukuran sample
  3. Waktu yang dibutuhkan untuk memungkinkan sampel untuk menstabilkan pada pelat sebelum terbaca
  4. Kebersihan kerucut dan plat
  5. Jenis bahan, tinggi atau rendah viskositas, ukuran partikel
  6. Tipe cone, cone rentang yang lebih rendah memberikan akurasi yang lebih tinggi
  7. Shear rate ditempatkan untuk sampel

 

Prosedur Kalibrasi untuk Cone/Plate Viscometer

  1. Atur jarak antara cone spindle dengan plate sesuai dengan Instruction Manual
  2. Pilih viscosity standard yang akan memberikan nilai pembacaan antara 10% hingga       100% dari Full Scale Range (FSR). Sebaiknya pilih standard dengan nilai mendekati 10%     FSR.
  3. Masukkan sample ke dalam cup dan biarkan selama 15 menit untuk mencapai suhu       setting
  4. Lakukan pengukuran dan catat hasilnya baik % Torque dan cP

Note :

  • Spindle harus berputar minimum 5 putaran sebelum pengukuran diambil.
  • Penggunaan standard pada rentang 5 cP s.d 5.000 cP dianjurkan untuk instrument cone/plate. Jangan gunakan viscsity standard diatas 5.000 cP. Toleransi dari viscometer Brookfield adalah 1% dari Full Scale Range (FSR). FSR adalah nilai maksium yang mampu diukur oleh alat dengan kombinasi setting Spindle dan Kecepatan putar spindle yang kita tetapkan. Sedangkan toleransi dari cairan standard adalah 1% dari nilai viscosity cairan yang bersangkutan.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *