Osciloscope merupakan instrumen yang biasa digunakan untuk mengukur dan membaca sinyal serta frekuensi listrik, dimana alat ini dilengkapi dengan tabung katode. Perangkat pemancar sinar elektron akan memantulkan sorotan sinar elektron menuju  tabung sinar katode. Pancaran  elektron akan membekas pada layar. Pada rangkaian khusus yang ada pada osciloscope akan mengakibatkan sorotan bergerak berulang-ulang dari kiri ke kanan. Repeat ini akan mengakibatkan bentuk sinyal terusan sehingga mudah dipelajari

 

Berikut beberapa fungsi/ kegunaan alat osciloscope :

  • Digunakan dalam mengukur besarnya voltage (tegangan) dan relasinya terhadap waktu
  • Dipakai untuk mengukur sinyal yang berosilasi
  • Memeriksa alur suatu sinyal dari sebuah rangkain listrik
  • Untuk membedakan antara arus AC dengan arus DC
  • Untuk mengetahui noise pada sebuah rangkain listrik

Penggunaan osciloscope juga dipakai untuk mengukur rangkaian elektronik semisal pada stasiun pemancar radio, TV, atau dalam pemakaiannya memantau frekuensi elektronik misalnya di rumah sakit dan masih banyak kegunaan lainnya.

Cara mengoperasikan atau penggunaan Osciloscope :

Berikut langkah yang harus diperhatikan  pada saat mengoperasikan Osciloscope :

  • Cek dan pastikan tombol power (ON-OFF) masih pada posisi OFF
  • Pastikan semua tombol yang memiliki tiga posisi pada posisi tengah
  • Putar tombol INTENSITY setting pada posisi tengah
  • Press tombol PULL 5xMAG ke dalam supaya diperoleh posisi normal
  • Press tombol TRIGGERING LEVEL dan set pada posisi AUTO
  • Sambungkan posisi kabel listrik bolak-balik ke stop-kontak ACV
  • Putarlah tombol ON-OFF menjadi posisi ON. Maka sekitar 20 second kemudian satu jalur garis pada layar CRT akan tergambar. Apabila garis ini belum juga terlihat maka lakukan putar tombol INTENSITY searah dengan jarum jam.
  • Sett Focus dan Intensity supaya jalur semakin jelas lagi
  • Sett ulang posisi vertikal dan horisontal disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Sambungkan probe ke input saluran-A/chanel-A (CH-A) atau input saluran B/channel-B (CH-B) sesuai dengan kebutuhan.
  • Sambungkan probes ke terminal CAL untuk memperoleh kalibrasi 0.5 V
  • Turunkan atau posisikam pelemah vertikal (Vertical attenuator), saklar VOLTS/DIV pada posisi 10 mV, kemudian putar tombol VARIABLE searah jarum jam. Putar TRIGGERING SOURCE ke CH-A gelombang persegi empat (squeare-wave) akan muncul di layar.
  • Jika tampilan gelombang persegi empat kurang sempurna, maka atur trimmer yang berada pada probe sehingga bentuk gelombang akan terlihat nyata
  • Pindahkan CAL 0.5 Vp-p osciloscop sudah dapat digunakan

Perawatan Osciloscope :

  • Usahakan Osciloscope bekerja pada temperatur 0˚–40˚C dengan kelembaban 85 % RH max.
  • Jangan simpan atau gunakan osciloscope pada daerah medan magnet atau bidang listrik yang memiliki bidang kemagnetan
  • Jangan mempergunakan Osciloscope pada pencahayaan berupa bintik pada waktu yang lama dengan intensitas tinggi.
  • Simpan CRO pada tempat dengan suhu kamar 5˚– 35˚C, dengan kelembaban 95 % RH max.
  • Hindari Osciloscope dari cahaya matahari langsung dan usahakan agar tetap ada sirkulasi udara pada ruang/tempat penyimpanan CRO.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *