Pengantar

Dalam aplikasi industri dikenal salah satu alat yang menjadi nilai kritikal dalam sebuah rantai produksi sistem jaminan keamanan pangan dan standar kualitas seperti ISO 9001, ISO 22000, HACCP dan GMP yaitu metal detector. Metal detector adalah salah satu jenis alat yang umumnya digunakan untuk mendeteksi berbagai jenis metal. Prinsip kerja alat ini yaitu menggunakan gelombang elektromagnetik, dengan cara mendeteksi perubahan gelombang yang tidak sesuai yang dianggap sebagai metal yang mengganggu dan metal yang terdeteksi. Karena metal detector memiliki peran yang cukup tinggi dalam mengendalikan resiko gagal produksi, maka untuk memastikan alat ini berfungsi dengan baik maka perlu dilakukan tindakan verifikasi untuk memastikan performance dari alat tersebut.

Verifikasi metal detector adalah tindakan yang bertujuan untuk memastikan kinerja alat apakah masih sesuai dengan standard kinerjanya atau tidak. Biasanya verifikasi metal detector dilakukan dengan melewatkan produk testpiece/metal test yang pada posisinya sesuai dengan kondisi penggunaanya. Hasil deteksi yang didapat dihitung sebagai acuan dalam menentukan akurasi dari sensitifitas alat tersebut. Bagi orang awam atau yang tidak memahami ilmu metrologi pengukuran, banyak ditafsirkan memverifikasi metal detector adalah kalibrasi metal detector. Tentunya dalam kaidah ilmu metrologi ini adalah sebuah kekeliruan, tidak sesuai dengan definisi kalibrasi itu sendiri. Secara bahasa kalibrasi memiliki pengertian yaitu sebuah aktifitas yang bertujuan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang mampu telusur (traceable) ke standar nasional maupun internasional untuk satuan ukuran dan/atau internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi. Out put dari kalibrasi akan menghasilkan nilai erorr, koreksi dan ketidakpastian yang bersumber dari berbagai macam kompenen ketidakpastian. Dan menghasilkan data kuantitatif yang dapat diolah dan diukur hasil pengukuranya.

Jadi jika sebuah proses pembandingan pengukuran menggunakan standar yang lebih akurat, terstandar dan tertelusur ke Internasional tetapi tidak dapat diketahui/mempunyai komponen ketidakpastian maka pekerjaan tersebut hanya sebatas memverifikasi. Karena syarat wajib dari sebuah proses kalibrasi harus memiliki nilai erorr, koreksi dan ketidakpastian. Ini adalah standar yang berlaku dalam dunia internasional, sesuai dengan persyaratan SNI ISO/IEC 17025 tentang persyaratan akreditasi laboratorium pengujian dan kalibrasi.

Jasa Verifikasi Metal Detector 

Mengingat fungsi metal detector yang memiliki peran tinggi dalam kesuksesan sebuah proses dalam menjamin keamanan pangan sebuah produk, dengan ini BMD Laboratory sebagai laboratorium kalibrasi yang berkompeten dan telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan No. Akreditasi LK-232-IDN siap membantu perusahaan/organisasi yang membutuhkan jasa verifikasi metal detector, silahkan hubungi kontak dalam halaman ini untuk informasi mendapatkan penjelasan lebih lanjut dan untuk mendapatkan proposal penawaran Jasa Verifikasi Metal Detector yang kami sediakan. Selain itu juga kami menyediakan Jasa Service/Perbaikan Metal Detector apabila alat diperusahaan/organisasi anda mengalami kerusakan atau membutuhkan tindak preventive/maintenance.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *