Tachometer ialah suatu alat uji yang dibuat untuk mengukur kecepatan suatu putaran pada sebuah objek tertentu, seperti halnya dengan alat yang mengukur putaran mesin per menit (RPM). Alat pengukur putaran mesin ini yang biasa disebut dengan tachometer rpm ini sebelumnya dibuat dengan dial, atau jarum yang menunjukkan pembacaan saat ini dan tanda-tanda yang menunjukkan tingkat yang aman. Tacometer alat yang digunakan untuk menguji kecepatan rotasi objek ini. Seperti halnya lihatlah pada kendaraan Anda, yakni RPM guna mengetahui besaran gas mesin. Awal kemunculannya dalam bentuk dial, petunjuk kecepatan memakai unit berupa jarum. Sedangkan navigasi lainnya berperan menyatakan kondisi aman atau bahaya.

  1. Rotor bergigi

Tipe Tachometer yang pertama ini tersusun atas masing-masing satu unit sensor tetap, pemutar gerigi, bahan besi dan roda. Proses kerjanya adalah rotor berputar, selanjutnya pengukuran terjadi pada rotor bergigi. Sensor dari bahan magnet melakukan deteksi per gerigi yang melewati objek tersebut. Gerigi menambah medan magnet sehingga tegangan terinduksi pada lilitan kawat. Akhirnya dihasilkan pulsa yang menunjukkan besaran gelombang. Adapun Keistimewaan tacometer rotor bergigi ini yaitu lebih akurat dan angka yang tersaji sesuai aliran gelombang pada objek terukur.

  1. Optik Sistem

optik ini diterapkan pada Tachometer dengan pengukur kecepatan dengan sudut putar menggunakan besaran rpm. Terbentuk dari jalur (stripe) di batang yang terhubung pada sebuah photosensor. Dengan konsep seperti inilah yang menghasilkan angka petunjuk kecepatan suatu objek. Untuk prinsip kerja tacometer ini ialah terjadi perputaran pada batang kemudian photosensor melakukan deteksi jumlah stripe. Hasil akhirnya tetap sama, yakni gelombang pulsa

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *